Jumat, 09 Desember 2016

Nyai Roro Kidul Selebritis Tanah Jawa

Si Cantik Neng Nyai dan Fenomena nya

 
Selebritis kelahiran Sukabumi yang tak tertandingi Popularitasnya di sepanjang pulau jawa

Siapa yang tak kenal dengan si neng cantik Yang satu ini. Dia sudah sangat populer 100 tahun lebih awal dari jaman kerajaan sunda besar Salakanagara , sedangkan Salakanagara  berada di tahun 130 hingga 362 ini adalah kerajaan besar pertama yang ada di nusantara. berarti kepopuleran legenda gadis cantik kelahiran sukabumi ini telah menembus 2000 tahun lebih bahkan hingga sekarang.. popularitas selebritis yang satu ini seakan tidak tersaingi di sepanjang tanah jawa..

KontroVERSI : banyak versi berbeda2 tentang siapa asal usul si cantik ini, dari pesisir ujung timur pulau jawa hingga pesisir barat pulau jawa yang dimana cerita itu berasal, tetapi tetap saja semua versi ini tidak ada yg masuk akal, semua versi mustahil adanya, ya memang mitos tapi kebangetan mustahilnya.. tapi pada intinya selebritis pulau jawa ini adalah seorang perempuan muda kelahiran tanah sunda berdarah biru yang cantik jelita ketika jadi manusia.. lalu bermigrasi ke alam gaib jadi ratu penguasa alam gaib yang berdomisili di laut selatan, yang juga terkenal sebagai penguasa laut kidul cantik jelita... dan  KONON katanya kecantikannya melebihi seribu wanita. oleh karena itu banyak manusia yang memuja mengagumi kemampuan dan kecantikannya.

 Museum Leiden di belanda

Naskah Asli berumur 750 tahun yang bercerita tentang Kerajaan Gandang Samudra di museum Leiden belanda

VERSI Gandang Samudra : versi ini lebih baik dari skedar menghibur walaupun tetap sama saja tidak masuk akal.. namun ini versi satu satunya persi paling populer karena naskah aslinya berumur 750 tahun disimpan dengan utuh di musium kolonial Leiden di belanda...  jadi begini katanya menurut katanya dari sekian juta kali katanya karena sudah 2000 tahun Lamanya versi ini bercerita katanya begini.. si cantik neng nyai ini adalah seorang putri dari kerajaan kecil namun kaya raya yang bernama Gandang Samudra penamaan kerajaan tersebut dikarenakan lokasi kerajaan langsung menghadap samudra tepatnya berada di daerah pesisir kidul sekarang di daerah Pelabuhanratu, Sukabumi, kerajaan Gandang samudra ini dikenal kerajaan kecil namun sarat akan hal2 mistis, kekayaan melimpah pun ada di dalam nya. kerajaan ini terkenal selain mempunyai tentara dari kaum manusia juga mempunyai bala tentara dari golongan jin yang dapat di panggil untuk berperang. kerajaan ini menjadi besar karena kerjasamanya dengan keraton gaib dari puncak gunung salak

Karajaan Kahiji: Kerajaan Gandang Samudra yang tertulis dalam naskah ini juga dikenal dengan kenamaan kerajaan hiji dalam bahasa sunda (satu) dalam bahasa indonesia, dalam legenda sunda juga di kenal adanya kerajaan kahiji atau kerajaan kesatu, bukti sejarah tertulis dalam prasasti batu nunggal Galuh (612-1528) di sebut adanya kerajaan hiji artinya kerajaan yang berdiri di taun satu masehi. atau kerajaan kesatu. namun menurut para ahli sejarawan Gandang samudra bukanlah kerajaaan pertrama di datar sunda karena sebelumnya juga ada kerajaan2 kecil lainnya, dari dasar analisa itu para sejarawan sepakat bahwa kerajaan Gandang samudra ini kerajaan yang di bangun bertepatan dengan tahun satu masehi  atau di bangun pada tahun satu (kerajaan kahiji). ada pula sebagian para sejarawan berpendapat karajaan hiji ini karena sang raja dewawiwarma adalah yang tertua dari satu garis trah turunan sunda, dia adalah raja yang di tuakan karena garis trahnya dari semua turunan sedarah sunda yang menjadi raja2 kecil di pulau jawa.

Neng nyai sebagai srikandi yang berarti merah gemulai melambai

Biografi Neng Nyai : Nama Nyai Roro Kidul wajar terdengar asing di jaman modern sekarang ini, tapi 2000 tahun yang lalu nama tersebut adalah ciri dari nama orang terpandang pada saat itu, nama neng cantik ini mengandung arti Nyai/Nyi = panggilan Perempuan muda daerah Sunda, Roro/Rara = nama lain dari ratu atau wanita dari golongan terpandang berdarah biru, Kidul = Selatan Dimana dia berdomisili.. Neng Cantik ini menurut Naskah Gandang Samudra ternyata bernama Dewi Kandita,, kandi atau Srikandi. beliau adalah anak semata wayang dari ayahanda bernama dewawiwarma raja yang sakti mandraguna, sedangkan ibu dari neng nyai ini adalah dari jenis jin wanita dari puncak gunung salak, jadi neng nyai adalah hasil perkawinan silang antara manusia dan jin.. konon katanya ibu si nyai adalah ratu dari keraton jin di puncak gunung salak, oleh karena naskah ini lah kenapa nyai roro kidul selalu di hubungkan dengan mitos keraton gaib gunung salak. dalam naskah ini di jelaskan Begitu hebatnya kesaktian dewawiwarma hanya dalam waktu 17 hari beliau dapat menaklukan seluruh keraton gaib di gunung salak hingga dapat menikahi sang ratu jin..

Situasi Politik Tahun 100 pulau jawa : neng nyai cantik ini beliau hidup di jaman dimana para kerajaan kerajaan sunda kecil bersepakat ingin bersatu untuk membentuk satu kerajaan besar demi keamanan, kesejahteraan dan membangun stabilitas ekonomi yang baik,. keinginan mulia ini didasari karena sebenarnya mereka semua raja2 kecil ini adalah satu garis keturunan dalam trah sunda, yang berarti mereka adalah saudara satu suku, khususnya di wilayah pulau jawa, kesepakatan ini yang hasilnya menjadi kerajaan sunda besar Salakanagara (130-362) dan dewawiwarma lah penggagas ide mulia tersebut karena dari garis keturunan hanya dia yang paling tua trah nya,.. namun dalam perjalanan penggabungan ini tidak semulus yang di rencanakan, dari tujuan yang besar dan mulia malah yang banyak konflik terjadi, kerajaan kecil2 ini berseteru perihal siapa yang akan memangku jabatan raja bila semua adalah raja.. mereka juga berseteru mengenai deposit yang di kumpulkan tidak berimbang karena kerajaan kecil2 ini ada yang kaya raya ada juga yang biasa saja,. seratus tahun lamanya mereka berseteru menunjukan siapa yang paling superpower di antara mereka, bahkan sesekali pacah perang kecil.. mulai saling menginvasi wilayah hingga pemblokiran akses jalan.. merebut paksa wilayah kekuasaan kerajaan yang lebih kecil dan lemah.,

mengingat kondisi keamanan sudah tidak kondusif bahkan konflik semakin meluas antar kerajaan2 kecil ini saling hantam seakan tidak akan pernah selesai, mereka terus menerus perang saudara. selama seratus tahun lamanya, selain itu pula kondisi kesehatan sang raja gandang samudra, dewawiwarma sudah semakin Menurun karena usia, walau sakti mandraguna pada dasarnya beliau hanya seorang manusia biasa, beliau tidak ingin sepeninggalanya kerajaannya hanya jadi barang jarahan karena perebutan kekuasaan dan putrinya yang hanya semata wayang pasti akan merana sepeninggalanya.. beliau sebagai turunan tertua dan di tuakan dari garis trah sunda, dan juga sebagai penggagas ide ini merasa bertanggung jawab untuk menyelesaikan konflik yang semakin meluas ini.. dari banyak hal tersebut mendorong beliau harus mengambil tindakan.

Seperti Atlantis : dari sekian banyak kehawatirannya diatas dengan berbagai pertimbangan, akhirnya sang raja mengambil tindakan, suatu malam dengan kesaktiannya beliau mengerahkan seluruh bala tentara gaib, untuk memindahkan kerajaan dan seisinya ke dasar palung laut kidul yang paling dalam, begitu pula para dayang dan tentaranya dari golongan jin ikut di boyong didalamnya.. dewawiwarma bukan sama sekali tidak mengkhawatirkan akan keselanatan sang putri yang di cintainya, karena pada saat itu sang putri ada di dalam istana yang bergerak melayang dan lalu tenggelam di dasar samudra, sang ayah mengetahui akan kelebihan yang ada dalam diri sang putri, semenjak kecil memang sudah terlihat ciri ciri yang diwariskan oleh ibu nya dari jenis jin bahkan lebih besar kekuatanya menurut dalam kisah ini..

Ulem Pakidulan : ayahanda neng nyai ini. beliau membuat sarat Sumpah sekaligus kutukan di atas tanah jawa,.. dalam naskah ini di katakan dengan tegas  "bahwa siapa saja yang ingin menjadi penguasa jawa dia harus bisa menikahi putrinya dan menjadi hambanya dan dia akan hadiahkan sebuah kekuasaan dan harta yang berlimpah, namun apa bila inkar akan menemui kehancuranya" sumpah sekaligus kutukan ini sebenarnya terkenal di jajaran para penguasa hingga saat ini, nama ikrar ini dikenal sebagai Ulem Pakidulan.




Fakta yang tidak dapat di pungkiri sejarah mencatat seluruh raja raja, peminpin daerah di pulau jawa bahkan di era kepresiden saat ini pun semua bila urusan dengan kekuasaan pasti berhubungan dengan si neng cantik ini.. coba kita lihat datanya

Era Kerajaan

  1. Gandang Samudra (0-130)
  2. Salakanagara (130-362)
  3. Tarumanagara (358–669) 
  4. Galuh (612-1528) 
  5. Kerajaan Sunda Pajajaran  (932–1579) 
  6. Kerajaan Kahuripan (1006–1045)
  7. Majapahit (1293–1500)
  8. Kesultanan Mataram (1588—1681)
  9. Kasunanan Kartasura  (1680–1745) 
  10. Kasunanan Surakarta Hadiningrat  (1745–1945) 
  11. Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat  (1755–1950)

Era Modern 
  1. Ir. Soekarno 
  2. Jendral Soeharto
  3. Sri Sultan Hamengkubuwono
  4. Ir. H. Joko Widodo


Para Artis Indonesia


artis Film berpakaian Nyai Roro Kidul dan kanan Berpakaian Srikandi sedang berfoto di kamar Neng nyai di salah satu kamar khusus di hotel Inna Samudera Beach Palabuhanratu

Neng nyai Sangat Erat dengan segala Seremoni Besar di negara kita, bahkan di hari kemerdekaan HUT RI ke 71 2016, Tiba tiba Si cantik ratu berpakaian hijau turun dari kereta kencana.. membuat para tamu terkaget2 namun hari itu tidak ada yang lari melihatnya semua berjalan sesuai protokol, neng nyai dalam prosesi itu menyerahkan sangsaka merah putih kepada pemimpin dan melepas kereta kebesarannya ki jagaraksa ke istana negara.. Prosesi ini hanya anda bisa lihat pada malam hari dan hanya di lakukan di wilayah jawa barat , tepatnya di kabupaten purwakarta

Tarian sending pakidulan dan penyerahan sangsaka merah putih kepada bupati purwakarta
Penyerahan Sangsaka pada paskibraka di istana negara dilakukan pada malam hari.. penerimaan kereta kencana ki jaga raksa di istana negara
 Kereta Kijaga Raksa Telah sampai di istana negara bersama neng nyai





Tidak ada komentar:

Posting Komentar